Pembina Upacara Fairuzia Athaya Sefa, M.Pd.: Membiasakan Penggunaan Tiga Kata Ajaib

Pembina Upacara Fairuzia Athaya Sefa, M.Pd.: Membiasakan Penggunaan Tiga Kata Ajaib

Pembina Upacara Fairuzia Athaya Sefa, M.Pd.: Membiasakan Penggunaan Tiga Kata Ajaib – SMP Islam Al-Falaah — Senin, 12 Oktober 2026, SMP Islam Al-Falaah kembali melaksanakan kegiatan upacara bendera pada Senin, 12 Oktober 2026, dengan mengangkat tema “Membiasakan Penggunaan Tiga Kata Ajaib”. Kegiatan upacara berlangsung sebagai salah satu sarana pembinaan karakter peserta didik agar senantiasa menerapkan sikap santun, menghargai sesama, dan membangun kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Upacara bendera kali ini dipimpin oleh Fairuzia Athaya Sefa, M.Pd. selaku pembina upacara, dengan petugas upacara dari siswa-siswi kelas 83. Para peserta mengikuti rangkaian upacara dengan tertib sebagai bentuk kedisiplinan dan penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan.

Menanamkan Kebiasaan Baik Melalui Tiga Kata Ajaib

Dalam kehidupan sehari-hari, terdapat tiga kata sederhana yang memiliki makna luar biasa, yaitu tolong, maaf, dan terima kasih. Ketiga kata ini dikenal sebagai tiga kata ajaib karena mampu menciptakan hubungan yang harmonis, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan rasa saling menghargai di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kata tolong mengajarkan peserta didik untuk meminta bantuan dengan sopan dan menghargai orang lain. Kata maaf mengajarkan keberanian untuk mengakui kesalahan serta memperbaiki hubungan dengan sesama. Sementara itu, kata terima kasih merupakan ungkapan penghargaan atas bantuan, perhatian, dan kebaikan yang telah diterima.

Pembiasaan penggunaan tiga kata ajaib ini diharapkan tidak hanya menjadi ucapan semata, tetapi juga tumbuh menjadi bagian dari karakter peserta didik. Dengan membiasakan ketiga kata tersebut, siswa dapat belajar menjadi pribadi yang rendah hati, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap orang lain.

Membangun Lingkungan Sekolah yang Santun dan Berkarakter

Pesan mengenai pentingnya penggunaan tiga kata ajaib menjadi pengingat bagi seluruh warga SMP Islam Al-Falaah untuk terus menjaga kesantunan dalam berkomunikasi. Sikap menghormati guru, menyayangi teman, menghargai perbedaan, serta berani meminta maaf ketika melakukan kesalahan merupakan nilai-nilai penting yang perlu diterapkan secara konsisten.

Pembentukan karakter tidak cukup hanya melalui pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari. Oleh karena itu, seluruh peserta didik diharapkan mampu menerapkan penggunaan kata tolong, maaf, dan terima kasih ketika berinteraksi dengan guru, teman, tenaga kependidikan, maupun anggota keluarga di rumah.

Kebiasaan tersebut sejalan dengan nilai-nilai akhlak mulia yang perlu ditanamkan sejak dini. Dengan tutur kata yang santun dan perilaku yang baik, peserta didik dapat menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya.

Menjadikan Tiga Kata Ajaib sebagai Budaya Positif

Melalui kegiatan upacara bendera pada Senin, 12 Oktober 2026, SMP Islam Al-Falaah terus berupaya menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kesopanan, dan tanggung jawab kepada seluruh peserta didik. Partisipasi siswa-siswi kelas 83 sebagai petugas upacara juga menjadi bagian dari pembelajaran untuk melatih tanggung jawab, kerja sama, dan kepercayaan diri.

Diharapkan, pesan tentang membiasakan penggunaan tiga kata ajaib dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, di rumah, maupun di tengah masyarakat.

Mari biasakan mengucapkan tolong saat membutuhkan bantuan, maaf ketika melakukan kesalahan, dan terima kasih atas setiap kebaikan yang diterima. Karena dari kata-kata sederhana, tumbuh sikap santun, hubungan yang harmonis, dan generasi yang berakhlak mulia.

Info ruanglab lainnya:

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *