
Kamu Tim Kloset Jongkok atau Kloset Duduk? – Di banyak rumah modern, kloset duduk menjadi pilihan karena dianggap lebih praktis dan nyaman. Namun dari perspektif medis, posisi tubuh saat buang air besar sangat memengaruhi kerja sistem pencernaan lho, Moms!
Penelitian menunjukkan bahwa kloset jongkok justru memberikan keuntungan fisiologis yang membuat proses BAB lebih lancar dan sehat.
1. Posisi Jongkok Membuat Rektum Lebih Lurus
Menurut penelitian yang dipublikasikan di Digestive Diseases and Sciences, saat duduk, otot puborektalis masih menegang sehingga rektum sedikit tertekuk. Posisi jongkok mengubah sudut tubuh menjadi lebih kecil (sekitar 35°), membuat otot lebih rileks dan rektum lebih lurus sehingga feses keluar dengan mudah.
2. Mengurangi Risiko Mengejan Berlebihan
Jongkok membantu tubuh mengeluarkan feses tanpa harus mengejan keras. Pengejan berlebihan adalah faktor utama terjadinya wasir, fisura ani, hingga prolaps rektum.
3. Lebih Sesuai dengan Mekanisme Alami Tubuh
Selama ribuan tahun, manusia melakukan defekasi dalam posisi jongkok. Karena itu, anatomi tubuh berevolusi untuk bekerja optimal dalam posisi tersebut.
Nah, kamu lebih pilih kloset duduk atau kloset jongkok? Berikan jawaban kamu pada komentar ini dan sampaikan pendapat kamu di kolom komentar. (kumparan.com)
Info ruanglab lainnya:
- 4 Bahan Alami yang Ampuh untuk Hilangkan Bau Pesing Kamar Mandi
- 7 Kebiasaan di Toilet yang Bisa Beri Tanda Kesehatan Tubuh!
- Ini Bedanya Fungsi 2 Tombol Penyiraman pada Toilet Duduk
- Kemana Limbah Toilet Pesawat Terbang Dibuangnya?
