
4 Tipe Lampu Emergency Exit Darurat Standar Keamanan dan Keselamatan Gedung – Lampu emergency exit merupakan salah satu perangkat yang penting dan wajib ada di setiap bangunan publik maupun komersial. Perangkat ini dirancang untuk membantu orang keluar dari bangunan dengan cepat dan aman sebagai penanda arah yang jelas saat terjadi kondisi darurat, seperti kebakaran, pemadaman listrik, atau keadaan berbahaya lainnya.
Sebagai distributor resmi lampu emergency exit, Graha Anugrah Elektrindo akan membahas secara lengkap mengenai tipe lampu emergency exit, fungsinya, standar pemasangan, hingga kesalahan umum yang perlu dihindari.
Mengapa Lampu Emergency Exit Sangat Penting?
Lampu emergency exit berfungsi untuk menandai jalur evakuasi dengan jelas saat kondisi darurat. Dalam situasi panik, penghuni gedung cenderung mudah kehilangan arah. Di sinilah peran tanda exit, yaitu untuk mengarahkan penghuni menuju pintu keluar terdekat dengan cepat.
Dalam kasus kebakaran atau listrik padam, tanda exit yang menyala atau bercahaya dalam gelap dapat menghemat waktu evakuasi dan menyelamatkan nyawa. Karena itu, standar keselamatan internasional mewajibkan setiap bangunan dan fasilitas publik memiliki sistem penandaan jalur keluar yang jelas dan sesuai regulasi.
4 Tipe Lampu Emergency Exit
1. Green Exit Sign
Green exit sign adalah jenis lampu emergency exit yang paling umum dan mudah dikenali. Warna hijau dipilih karena secara psikologis diasosiasikan dengan keamanan dan keselamatan, serta tetap terlihat jelas dalam kondisi minim cahaya.
Jenis lampu ini biasanya dilengkapi dengan simbol orang berlari dan panah penunjuk arah serta terbuat dari lampu LED internal maupun photoluminescent (glow in the dark) sehingga tetap terlihat saat listrik padam.
Cocok digunakan di gudang, gedung perkantoran, rumah sakit, sekolah, dan fasilitas umum lainnya.
2. Emergency Exit Sign
Emergency exit sign merupakan kategori umum untuk semua tanda yang menunjukkan jalur keluar darurat. Bentuk, ukuran, dan desainnya bisa bervariasi, namun fungsinya sama yaitu untuk mengarahkan penghuni menuju titik aman.
Jenis lampu ini biasanya dipasang di area strategis seperti koridor, tangga darurat, dan persimpangan jalur evakuasi, terutama pada bangunan bertingkat atau layout kompleks.
Cocok digunakan di semua jenis bangunan, terutama gedung bertingkat dan area dengan jalur berliku.
3. Exit Only Sign
Exit only sign menandakan sebuah pintu hanya boleh digunakan sebagai jalan keluar, bukan untuk masuk. Tanda ini membantu mengatur arus keluarnya penghuni dan mencegah penggunaan pintu secara tidak semestinya.
Selain untuk evakuasi, tanda exit only juga berfungsi sebagai kontrol akses agar pintu darurat tidak disalahgunakan.
Cocok digunakan di tempat seperti mall, bioskop, bandara, gedung acara, dan area dengan alur keluar khusus.
4. Emergency Exit Only Sign
Jenis lampu emergency exit ini lebih spesifik. Emergency exit only sign menunjukkan bahwa pintu hanya boleh dibuka saat kondisi darurat.
Umumnya, pintu ini dilengkapi alarm yang akan berbunyi jika dibuka tanpa alasan darurat. Hal ini untuk memastikan jalur yang ditandai selalu bebas hambatan dan siap digunakan saat keadaan kritis.
Cocok digunakan di rumah sakit, pusat perbelanjaan, pabrik, dan area dengan standar keamanan tinggi.
Ciri Utama Lampu Emergency Exit yang Efektif
Agar benar-benar berfungsi optimal, lampu emergency exit harus memenuhi beberapa kriteria berikut:
1. Visibilitas Tinggi
Harus terlihat jelas dari jarak jauh dan tidak terhalang benda apa pun.
2. Memiliki Pencahayaan Darurat
Menggunakan LED internal atau material glow in the dark agar tetap terlihat saat listrik padam.
3. Warna dan Simbol Standar
Menggunakan simbol universal seperti gambar orang berlari atau panah dengan warna hijau dan putih.
4. Material Tahan Lama
Tahan terhadap panas, kelembapan, dan paparan lingkungan, terutama di area industri.
5. Memenuhi Standar Regulasi
Wajib sesuai standar keselamatan seperti SNI, OSHA, NFPA, atau ISO.
Cara Pemasangan Lampu Emergency Exit
– Pasang di titik vital, seperti persimpangan koridor dan pintu keluar
– Letakkan di ketinggian ideal yang setara atau sedikit lebih atas dari pandangan mata
– Lakukan inspeksi rutin untuk memastikan lampu dan baterai berfungsi
– Gunakan emergency lighting cadangan untuk kondisi listrik padam
Kesalahan Penggunaan Lampu Emergency Exit
1. Tanda exit tertutup dekorasi atau furnitur
2. Lampu darurat tidak berfungsi saat listrik padam
3. Jumlah lampu emergency exit tidak mencukupi untuk area luas
4. Tidak melakukan pengecekan rutin terhadap kondisi lampu emergency exit
Rekomendasi Lampu Emergency Exit Terbaik
Lampu emergency exit adalah komponen penting sistem keselamatan gedung dan bangunan. Setiap jenisnya memiliki peran yang saling melengkapi. Dengan memilih jenis lampu emergency exit yang tepat, memasang sesuai standar, dan melakukan perawatan rutin, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi semua penghuni bangunan.
Salah satu rekomendasi lampu emergency exit terbaik yang bisa Anda pertimbangkan dari sisi kualitas adalah lampu emergency exit PowerCraft sebagai perangkat keamanan gedung yang memenuhi standar keamanan dan keselamatan. (graha-one.id)
Info ruanglab lainnya:
- Nama serta Fungsi Alat Keselamatan di Kapal
- Inilah Arti Kelap-Kelip Lampu di Ujung Sayap Pesawat
- Apa itu Stick Cone?
